Senin, 22 September 2008

Bentuk Umum

Jaring lingkar dengan tali kerut dibuat dengan berbagai macam bentuk, tetapi pada pada prinsipnya memiliki bagian-bagian seperti dapat dijelaskan pada Gambar berikut:

Klasifikasi
Sesuai dengan International Standards Stastistic Classification of Fishing Gear – FAO, klasifikasi jaring lingkar menggunakan singkatan dan berkode ISSCFG 01.0.0. Tipe jaring lingkar dengan singkatan dan kode sebagai berikut :
1. Jaring lingkar 01.0.0.
2. Jaring lingkar bertali kerut PS 01.1.0
3. Jaring lingkar satu kapal PS 01.1.1
4. Jaring lingkar dua kapal PS 01.1.2
5. Jaring lingkar tanpa tali kerut / lampara LA 01.2.0

Jaring lingkar, adalah jaring yang terdiri dari: sayap, badan dan kantong semu membentuk empat persegi panjang atau trapesium yang pengoperasiannya melingkari kawanan ikan ikan.
Jaring lingkar bertali kerut yaitu : jaring lingkar yang dilengkapi cincin dan tali kerut, pengoperasiannya dengan mengkerutkan jaring pada bagian bawah.
Jaring lingkar satu kapal yaitu : jaring lingkar bertali kerut yang pengoperasiannya menggunakan satu kapal.
Jaring lingkar dua kapal yaitu :jaring lingkar bertali kerut yang pengoperasiannya menggunakan dua kapal.
Jaring lingkar tanpa tali kerut / lampara yaitu: jaring lingkar tanpa menggunakan tali kerut.
Macam–Macam Jaring Lingkar dengan Tali Kerut
Jaring lingkar dengan tali kerut pada umumnya dapat dikelompokan menurut :
1. bentuk dasar jaring lingkar
2. tujuan ikan yang ditangkap
3. jumlah kapal yang digunakan untuk mengoperasikannya

Berdasarkan Bentuk Dasar Jaring Lingkar dengan Tali Kerut
Jaring lingkar dengan tali kerut berdasarkan bentuk dapat dibagi menjadi 3 yaitu : bentuk segi empat, trapesium, dan lekuk.

Berdasarkan Jumlah Kapal yang Mengoperasikan
Jaring lingkar dengan tali kerut berdasarkan jumlah kapal yang mengoperasikan dibagi menjadi 2 yaitu : dengan 1 kapal dan 2 kapal.

Berdasarkan Ikan yang Ditangkap
Jaring lingkar dengan tali kerut berdasarkan ikan yang menjadi sasaran tankap dapat dibagi menjadi : jaring lingkar cakalang, jaring lingkar layang, jaring lingkar achovy dan lain sebagainya.



Baca Selengkapnya ya...

  1. PENDAHULUAN
    Purse seine yang dalam statistik perikanan Indonesia disebut dengan pukat cincin. Disebut pukat cincin karena pada bagian bawah dipasangi cincin (ring) yang berguna untuk mengerutkan bagian bawah jaring sehingga berbentuk kantong, oleh sebab itu adapula yang menyebut jaring kantong. Alat ini dioperasikan dengan cara melingkari kawanan (schooling) ikan, sehingga disebut dengan jaring lingkar. Alat ini digunakan untuk menangkap ikan pelagis, baik pelagis besar maupun kecil.
    Istilah “Jaring lingkar” digunakan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) Perikanan Tangkap 2005. Alat tangkap ini terdiri dari : sayap, badan dan kantong semu membentuk empat persegi panjang atau trapesium yang pengoperasiannya melingkari kawanan ikan. Lebih lanjut dikatakan bahwa purse seine termasuk dalam jaring lingkar bertali kerut, yaitu jaring lingkar yang dilengkapi cincin dan tali kerut, pengoperasiannya dengan mengkerutkan jaring pada bagian bawah.

    Alat penangkap ikan jaring lingkar pada prinsipnya pada bagian bawah harus segera tengelam dan bagian atas tetap bertahan dipermukaan karena prinsipnya alat ini menggurung kawanan ikan pelagis. Alat tangkap pada saat diturunkan dengan melingkari kawanan ikan harus segera dapat mengurung kawanan ikan tersebut dan segera menarik tali kerutnya, sehinga ikan tidak dapat meloloskan diri baik secara vertikal maupun horizontal. Jaring lingkar dengan tali kerut biasanya dibuat dari lembaran jaring dengan besar mata (mesh size) yang seragam, tetapi menggunakan ukuran benang jaring yang berbeda-beda.

    Alat ini merupakan perkembangan dari alat tangkap yang melingkari kawanan ikan yan g berada di dekat permukaan. Pada jaman Romawi kegiatan menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap yang melingkari ini disebut dengan ”sagena”, dan berkembang luas di beberapa negara Benua Eropah. Istilah ’segi’.’saege’, ’zege’ misalnya di Switzerland, Jerman, dan belanda. Di Perancis disebut dengan’seine’ atau ’senne’. Sedangkan di Ingris disebut dengan’ seine net).

    Pada masa itu jaring lingkar memilik 2 sayap (wing) dan di tengah-tengahnya terdapat kantong (bunt atau bag) yang berfungsi untuk mengumpulkan ikan . jaring ditarik dari kedua sayapnya sehingga ikan terkumpul pada kantong.

Baca Selengkapnya ya...


gif maker
Ingin tukar link banner diatas silahkan copy code berikut ini :



Jika Anda ingin berdonasi silahkan klik dibawah ini :

100 Blog Indonesia Terbaik
Galuh Technologies Web Hosting - Registrasi Domain - Web Desain

Followers

Ikutlah bergabung disini :
Increase your PageRank

Top 10 Award

Program Affiliate



Masukkan Code ini K1-BC97EB-5
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com


Produk SMART Telecom

Blog Archive

Recent post

 

Copyright © 2009 by Laut biruku