Kamis, 25 September 2008

Manfaat dari terumbu karang

Terumbu karang merupakan ekosistem laut dangkal tropis yang paling kompleks dan produktif. Terumbu karang juga merupakan ekosistem yang rentan terhadap perubahan lingkungan, namun tekanan yang dialaminya semakin meningkat seiring dengan penambahan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat di wilayah pesisir. Tingginya tekanan ini diakibatkan oleh banyaknya manfaat dan fungsi yang disediakan oleh terumbu karang dengan daya dukung yang terbatas, sedangkan kebutuhan manusia terus bertambah sepanjang waktu.

Secara alami, terumbu karang merupakan habitat bagi banyak spesies laut untuk melakukan pemijahan, peneluran, pembesaran anak, makan dan mencari makan (feeding & foraging), terutama bagi sejumlah spesies yang memiliki nilai ekonomis penting. Banyaknya spesies makhluk hidup laut yang dapat ditemukan di terumbu karang menjadikan ekosistem ini sebagai gudang keanekaragaman hayati laut. Saat ini, peran terumbu karang sebagai gudang keanekaragaman hayati menjadikannya sebagai sumber penting bagi berbagai bahan bioaktif yang diperlukan di bidang medis dan farmasi.

Struktur masif dan kokoh dari terumbu berfungsi sebagai pelindung sempadan pantai, dan ekosistem pesisir lain (padang lamun dan hutan mangrove) dari terjangan arus kuat dan gelombang besar. Struktur terumbu yang mulai terbentuk sejak ratusan juta tahun yang lalu juga merupakan rekaman alami dari variasi iklim dan lingkungan di masa silam, sehingga penting bagi penelitian paleoekologi. Ekosistem ini juga berperan penting dalam siklus biogeokimia secara global, karena kemampuannya menahan nutrien-nutrien dalam sistem terumbu dan perannya sebagai kolam untuk menampung segala bahan yang berasal dari luar sistem terumbu.

Secara umum, keseluruhan fungsi yang disediakan oleh terumbu karang dapat digolongkan menjadi fungsi fisik, fungsi kimia, dan fungsi biologi dan ekologi.

  1. Manfaat terumbu karang

    Dalam konteks ekonomi, terumbu karang menyediakan sejumlah manfaat yang dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu manfaat berkelanjutan dan manfaat yang tidak berkelanjutan.

    MANFAAT BERKELANJUTAN

    Perikanan lepas pantai: Berbagai sumberdaya ikan pelagis (mis. Scombridae, Exocoetidae, Carangidae, Charcharinidae) bergantung pada ekosistem terumbu karang, baik sebagai lokasi memijah, membesarkan anak, dan makan.

    Perikanan terumbu:Empat kelompok sumberdaya ikan terumbu yang penting bagi nelayan: Ikan, mis. Muraenidae, Serranidae, Holocentridae, Lutjanidae, dll

    Avertebrata, mis. Gastropoda, Bivalva, Krustasea, Cephalopoda, Ekhinodermata, Coelenterata, Reptil, mis. ular laut dan penyu, Makrofita, mis. alga dan lamun





    Gambar 1. Manfaat terumbu karang sebagai daerah tangkap ikan (fishing ground) nelayan


    1. tradisional

    2. Perlindungan pantai dan pulau kecil

    3. Wisata bahari

    4. Marikultur

    5. Bioteknologi -Perdagangan biota ornamental

    6. Wilayah perlindungan -Penambangan pasir karang

    7. Kerajinan suvenir -Penelitian dan pendidikan

    Berbagai manfaat yang dapat diperoleh manusia dari ekosistem terumbu karang, perlu diatur pengelolaannya karena terumbu karang merupakan ekosistem yang rentan akan perubahan lingkungan dan memiliki daya dukung terbatas. Dengan demikian, beberapa manfaat berkelanjutan yang awalnya mampu disediakan pada akhirnya tidak berkelanjutan karena laju pemanfaatannya yang berlebihan atau metode yang digunakan bersifat merusak (destruktif) seperti penangkapan ikan menggunakan racun sianida atau bom. Aktivitas seperti pengumpulan biota ornamental (kerang Conus, bintang laut Linckia) yang pada awalnya hanya bertujuan sebagai hobi atau koleksi, apabila sudah bersifat ekstraktif dan bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar (perdagangan) akan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem alami terumbu karang.

    Dampak terbesar dan paling merusak yang mungkin terjadi atas ekosistem terumbu karang adalah pembangunan pesisir yang pesat akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi dan meningkatnya berbagai kebutuhan manusia (pemukiman, perikanan, industri, pelabuhan, dan lain-lain). Hal ini akan memicu peningkatan tekanan ekologis terhadap ekosistem dan sumberdaya hayati yang terkandung di dalamnya.

    MANFAAT YANG TIDAK BERKELANJUTAN

    1. Aktivitas ekstratif

    2. Perikanan dengan metode destruktif

    3. Pengumpulan organisme terumbu

    4. Perdagangan biota ornamental

    5. Pembangunan pesisir







    Gambar 2. Manfaat terumbu karang dapat berkurang atau bahkan musnah

    apabila di wilayah pesisir terdapat aktivitas pembangunan yang tidak

    ramah lingkungan




    Peranan terumbu karang terhadap sistem perikanan

    Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang paling produktif dan tinggi keanekaragamanhayatinya. Produktivitas primer yang tinggi dan kompleksnya habitat yang terdapat di ekosistem terumbu karang memungkinkan daerah ini berperan sebagai tempat pemijahan, tempat pengasuhan dan tempat mencari makan berbagai spesies ikan dan biota laut lainnya. Dengan demikian, secara otomatis produksi sekunder (ikan dan biota laut lain) di daerah terumbu karang juga sangat tinggi.

    Komunitas ikan di ekosistem terumbu karang terdapat dalam jumlah yang besar dan terlihat mengisi seluruh daerah di terumbu, sehingga dapat dikatakan bahwa ikan merupakan penyokong berbagai macam hubungan yang ada dalam ekosistem terumbu. Tingginya keanekaragaman jenis dan kelimpahan komunitas ikan di ekosistem terumbu disebabkan oleh tingginya variasi habitat terumbu atau beragamnya relung (niche) dari spesies-spesies ikan tersebut. Habitat di terumbu tidak hanya tersusun oleh komunitas karang saja, melainkan juga terdiri atas daerah berpasir, ceruk dan celah, daerah alga, serta zona-zona yang berbeda yang melintasi hamparan terumbu.

    Selain keanekaan relung hidup yang tinggi, ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan yaitu tingkat spesialisasi yang tinggi dari tiap spesies. Banyak spesies ikan yang memiliki kebutuhan yang sama sehingga terdapat persaingan aktif, baik antara spesies yang berbeda maupun antara spesies yang sama. Persaingan ini kemudian menuju pada pembentukan relung ekologi yang lebih sempit lagi. Dengan demikian, di ekosistem terumbu karang seringkali terlihat bahwa pergerakan banyak spesies ikan sangat terlokalisasi, terbatas pada daerah-daerah tertentu, dan terdapat perbedaan yang nyata antara ikan-ikan yang aktif di malam dan siang hari.






    Gambar 3. Skema hubungan antara berbagai jenis ikan dalam ekosistem terumbu karang, yang menyokong sistem perikanan.

    Sejumlah spesies ikan pelagis tergolong piscivor (pemangsa ikan-ikan lain), seperti hiu, kerapu, kuwe, dan kakap. Umumnya ikan-ikan piscivor berukuran besar, baik yang hidupnya di lingkungan pelagis maupun terkait erat dengan terumbu (kerapu), memiliki nilai ekonomis penting dan menjadi target utama dalam kegiatan perikanan tangkap. Komunitas ikan piscivor sangat bergantung pada keberadan terumbu karang, baik untuk memijah atau bertelur, membesarkan larva dan juvenilnya, serta mencari makan. Gambar 3 menjelaskan tentang peran terumbu karang dalam menyokong kehidupan ikan piscivor melalui mekanisme jejaring makanan. Dapat terlihat bahwa komunitas ikan piscivor tergolong sebagai top predator di ekosistem terumbu karang. Selain ikan piscivor, jenis ikan lain yang juga menjadi target tangkapan nelayan adalah ikan planktivor (pemakan plankton), terutama dari famili Caesionidae (ikan ekor kuning).
Baca Selengkapnya ya...

Cara membuat search engine di blog Anda

Tentu kita semua sudah tahu apa itu Search Engine (hari gini gak tahu apa itu search engine? cape' deeh...). search engine adalah ... bla.. bla..bla.. dst.Saat ini Search Engine tidak bisa dipisahkan dalam dunia internet. Dengan Search Engine kita bisa mencari tahu tentang suatu hal yang kita inginkan sesuai dengan keyword yang kita ketikkan dan juga bla.bla..bla..... udah ah penjelasannya, yang mau dibahas disini adalah bagaimana caranya membuat search engine di blogger . Caranya sangat mudah, yaitu:1. Login ke blogger terus klik Layout terus pilih page elements nha disitu kan banyak tulisan Add a page elements klik link tersebut dan sesuaikan dimana tempatnya menaruh search engine2. kemudian pada layar baru yang muncul pilih HTML/Javascript kemudian copy/paste script/kode berikut ini di dalam kolom content.

Ganti nama-blogmu dengan nama blog kamu. Aangka 30 menunjukkan panjang kotak (text box) semakin banyak angkanya maka semakin panjang textbox-nya

Baca Selengkapnya ya...

Melihat berapakah harga blog Anda?

Pernahkah kamu bertanya, kira-kira berapa harga blog yang kamu miliki setelah membanting keringat dan memeras tulang untuk membuatnya? Nha, sekarang ini ada sebuah layanan di internet yang bisa memperkirakan berapa kira-kira harga blog yang kamu miliki. Caranya sangat mudah tidak perlu bayar ataupun mendaftar, cukup dengan memasukkan alamat Blogmu trus tinggal pencet jerawat kamu, eh salah, maksudnya pencet tombol Submit gak pake lama, hasilnya akan langsung keluar. Selain itu kalo kamu mo pamer, kamu juga bisa memasang hasilnya di blogmu seperti ini nih hasilnya :



Tapi bagi kamu yang blognya masih sepi peziarahnya jangan coba-coba masang karena hasilnya pasti cuman bikin hati gatal, alias harganya masih $0.00. Tapi kalo cuman mo nyoba ngecek sih gak papa dan gak mama, toh ga dosa kok. Kamu mo nyoba? aku punya alamatnya nih, tapi nomor HP-nya gak punya lho . Tapi apa emang bener kalo itu bener-bener harga yang sesuai untuk blog kita? Tau deh. Tapi kamu perlu mencobanya dengan memasukkan alamat blog-blog yang sudah mapan, pasti harganya akan tinggi sekali, jika dirupiahin nih ya mungkin orang yang punya blog itu akan menjadi mendadak dangdut alias kaya mendadak. Nha kamu tertarik mau mencobanya? Silahkan Monggo..Oh ya aku belum ngasih alamatnya ya? nih alamatnyahttp://www.business-opportunities.biz/projects/how-much-is-your-blog-worth/

Baca Selengkapnya ya...

Rabu, 24 September 2008

Menambah Kolom di New Blogger

Iseng-iseng liat extremetracking ternyata ada empat orang lebih yang nyasar ke blog ini nyari cara bikin atau nambah kolom template na menjadi ( 3 ) tiga kolom. Sebab itu sekalian saja saya bikin postingan tentang bagaimana caranya menambah kolom di template new blogger.
Baiklah untuk menambah layout menjadi ( 3 ) tiga kolom, saya lebih suka mengunakan sistem persen ( % )dari pada mengunakan sistem angka. Bukan apa-apa sih, kalau mengunakan angka terkadang menjadi ribet dalam menentukan margin-nya, lagi pula ketika saya buka di Template Tab Elemen Halaman posisinya sering berantakan seperti ini.

" Perlu di Ingat kunci perubahan lebar akibat penambahan kolom terletak pada nilai Outer-wrapper nya. "
Template yang saya pake template minima .- jadi yg ingin mengikuti tutor ini mesti di istallkan dulu template minima-nya , juga biar seragam kita merubah OUTER-WRAPPER-nya menjadi 80%.
1. MENAMBAH KOLOM POSISI MAIN CONTENYA DI TENGAH.

Seperti biasa untuk mengedit layout buka tulisan atau TAB EDIT HTML.

Dan untuk kasus ini biarkan saja Expand Template Widget dalam ke adaan kosong ( tidak di tandai ).

oke sekarang cari kode ini.







Setelah itu masukan di atasnya kode berikut ini.





Sekarang scroll mouse ke atas ke bagian kode Css-nya. temukan kode ini.

#sidebar-wrapper {
width: 220px;
float: right;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}

di bawah-nya masukan kode ini.

#newsidebar-wrapper {
width: 220px;
float: right;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}


Tugas kita sekarang merubah nilai lebar, margin dan float-nya.yang pertama rubah nilai WIDTH dari OUTER-WRAPPER -nya menjadi WIDTH : 80%; ( selalu ingat di tutup dengan titik koma.)

#outer-wrapper {
width: 80%;
margin:0 auto;
padding:10px;
text-align:left;
font: $bodyfont;
}

Yang Kedua rubah nilai WIDTH dari MAIN-WRAPPER -nya menjadi WIDHT : 55%; dan tambahkan pula sintax Margin left nilainya sekitar 2% cukup. yaitu : Margin-left: 2%; jadi bila di bandinghkan dengan kode asli-nya kode perubahannya seperti di bawah ini.

#main-wrapper {
width: 55%;
margin-left:2%;
float: left;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}

" Sekarang tinggal tersisa 45% lagi, yang dibagikan untuk kedua sidebar. terserah mau nilai sidebarnya sama atau berbeda, yang jelas mesti ada sisa buat nilai marginnya. Jadi kalau mau sidebar keduanya sama berarti nilainya sekitar 20%. dan sisanya yang 5% untuk nilai margin"lanjutYang ketiga merubah nilai WIDHT dan menambah Margin left dari SIDEBAR-WRAPPER menjadi seperti di bawah ini.

#sidebar-wrapper {
width: 20%;
margin-left:2%;
float: right;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}

Yang ke empat NEW SIDEBAR-WRAPPER atau Sidebar Baru. Sidebar ini yang mesti dirubahnya adalah nilai WIDHT dan juga merubah nilai FLOAT nya menjadi Left. jadi WIDHT:20%; , Float:Left; Seperti di bawah ini.

#newsidebar-wrapper {
width: 20%;
float: left;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}

Pekerjaan terakhir ialah merubah bagian HEADER-WRAPPER -nya menjadi WIDTH :100%;

#header-wrapper {
width:100%;
margin:0 auto 10px;
border:1px solid $bordercolor;
}

Dan begitu juga bagian FOOTER -nya sama WIDTH:100%.

#footer {
width:100%;
clear:both;
margin:0 auto;
padding-top:15px;
line-height: 1.6em;
text-transform:uppercase;
letter-spacing:.1em;
text-align: center;
}

Kenapa mesti 100% ( seratus persen ) ? ... ingat ! Outer-Wrapper merupakann wadah atau bungkus dari header, content ( main dan sidebar ) juga Footer -nya. ( dan mengunakan 100 % untuk kasus Template Minima )
Setelah beres semuanya, jika kita tekan PRATINJAU ngga terjadi apa-apa ? .. tenang saja jangan panik !!! itu karena memang kita belum menambah widget apapun di sidebar barunya ( kamu harus percaya )... jadi kita tekan saja tulisan SIMPAN TEMPALTE dan buka tulisan atau TAB ELEMEN HALAMAN. bravo kita sukses sekarang menambah sebuah kolom baru !!.coba tambahkan di sidebar baru sebuah WIDGET POLLING , karena kita akan melanjutkan tentang menambah kolom di new blogger ini ,yaitu bagaimana menambah kolom kalau posisi kedua sidebarnya sisi kanan atau sisi kiri ( seperti layout blog ini ).- itu juga kalau ngga malas nulisnya .Yes jadi tambahkan sekarang widget polling.. ( hanya sebagai alat untuk acuan saja ).

Baca Selengkapnya ya...

Senin, 22 September 2008

Bentuk Umum

Jaring lingkar dengan tali kerut dibuat dengan berbagai macam bentuk, tetapi pada pada prinsipnya memiliki bagian-bagian seperti dapat dijelaskan pada Gambar berikut:

Klasifikasi
Sesuai dengan International Standards Stastistic Classification of Fishing Gear – FAO, klasifikasi jaring lingkar menggunakan singkatan dan berkode ISSCFG 01.0.0. Tipe jaring lingkar dengan singkatan dan kode sebagai berikut :
1. Jaring lingkar 01.0.0.
2. Jaring lingkar bertali kerut PS 01.1.0
3. Jaring lingkar satu kapal PS 01.1.1
4. Jaring lingkar dua kapal PS 01.1.2
5. Jaring lingkar tanpa tali kerut / lampara LA 01.2.0

Jaring lingkar, adalah jaring yang terdiri dari: sayap, badan dan kantong semu membentuk empat persegi panjang atau trapesium yang pengoperasiannya melingkari kawanan ikan ikan.
Jaring lingkar bertali kerut yaitu : jaring lingkar yang dilengkapi cincin dan tali kerut, pengoperasiannya dengan mengkerutkan jaring pada bagian bawah.
Jaring lingkar satu kapal yaitu : jaring lingkar bertali kerut yang pengoperasiannya menggunakan satu kapal.
Jaring lingkar dua kapal yaitu :jaring lingkar bertali kerut yang pengoperasiannya menggunakan dua kapal.
Jaring lingkar tanpa tali kerut / lampara yaitu: jaring lingkar tanpa menggunakan tali kerut.
Macam–Macam Jaring Lingkar dengan Tali Kerut
Jaring lingkar dengan tali kerut pada umumnya dapat dikelompokan menurut :
1. bentuk dasar jaring lingkar
2. tujuan ikan yang ditangkap
3. jumlah kapal yang digunakan untuk mengoperasikannya

Berdasarkan Bentuk Dasar Jaring Lingkar dengan Tali Kerut
Jaring lingkar dengan tali kerut berdasarkan bentuk dapat dibagi menjadi 3 yaitu : bentuk segi empat, trapesium, dan lekuk.

Berdasarkan Jumlah Kapal yang Mengoperasikan
Jaring lingkar dengan tali kerut berdasarkan jumlah kapal yang mengoperasikan dibagi menjadi 2 yaitu : dengan 1 kapal dan 2 kapal.

Berdasarkan Ikan yang Ditangkap
Jaring lingkar dengan tali kerut berdasarkan ikan yang menjadi sasaran tankap dapat dibagi menjadi : jaring lingkar cakalang, jaring lingkar layang, jaring lingkar achovy dan lain sebagainya.



Baca Selengkapnya ya...

  1. PENDAHULUAN
    Purse seine yang dalam statistik perikanan Indonesia disebut dengan pukat cincin. Disebut pukat cincin karena pada bagian bawah dipasangi cincin (ring) yang berguna untuk mengerutkan bagian bawah jaring sehingga berbentuk kantong, oleh sebab itu adapula yang menyebut jaring kantong. Alat ini dioperasikan dengan cara melingkari kawanan (schooling) ikan, sehingga disebut dengan jaring lingkar. Alat ini digunakan untuk menangkap ikan pelagis, baik pelagis besar maupun kecil.
    Istilah “Jaring lingkar” digunakan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) Perikanan Tangkap 2005. Alat tangkap ini terdiri dari : sayap, badan dan kantong semu membentuk empat persegi panjang atau trapesium yang pengoperasiannya melingkari kawanan ikan. Lebih lanjut dikatakan bahwa purse seine termasuk dalam jaring lingkar bertali kerut, yaitu jaring lingkar yang dilengkapi cincin dan tali kerut, pengoperasiannya dengan mengkerutkan jaring pada bagian bawah.

    Alat penangkap ikan jaring lingkar pada prinsipnya pada bagian bawah harus segera tengelam dan bagian atas tetap bertahan dipermukaan karena prinsipnya alat ini menggurung kawanan ikan pelagis. Alat tangkap pada saat diturunkan dengan melingkari kawanan ikan harus segera dapat mengurung kawanan ikan tersebut dan segera menarik tali kerutnya, sehinga ikan tidak dapat meloloskan diri baik secara vertikal maupun horizontal. Jaring lingkar dengan tali kerut biasanya dibuat dari lembaran jaring dengan besar mata (mesh size) yang seragam, tetapi menggunakan ukuran benang jaring yang berbeda-beda.

    Alat ini merupakan perkembangan dari alat tangkap yang melingkari kawanan ikan yan g berada di dekat permukaan. Pada jaman Romawi kegiatan menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap yang melingkari ini disebut dengan ”sagena”, dan berkembang luas di beberapa negara Benua Eropah. Istilah ’segi’.’saege’, ’zege’ misalnya di Switzerland, Jerman, dan belanda. Di Perancis disebut dengan’seine’ atau ’senne’. Sedangkan di Ingris disebut dengan’ seine net).

    Pada masa itu jaring lingkar memilik 2 sayap (wing) dan di tengah-tengahnya terdapat kantong (bunt atau bag) yang berfungsi untuk mengumpulkan ikan . jaring ditarik dari kedua sayapnya sehingga ikan terkumpul pada kantong.

Baca Selengkapnya ya...


gif maker
Ingin tukar link banner diatas silahkan copy code berikut ini :



Jika Anda ingin berdonasi silahkan klik dibawah ini :

100 Blog Indonesia Terbaik
Galuh Technologies Web Hosting - Registrasi Domain - Web Desain

Followers

Ikutlah bergabung disini :

Program Affiliate



Masukkan Code ini K1-BC97EB-5
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com


Produk SMART Telecom

Blog Archive

Recent post

 

Copyright © 2009 by Laut biruku